Mengapa orang korupsi ? Analisa psikologi

Definisi Korupsi adalah (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok).perilaku pejabat publik (pejabat pemerintahan), yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.

Perbuatan korupsi memang berbeda dengan pencurian biasa/maling, perbuatan ini yang notabene dilakukan oleh oknum pejabat publik cenderung memiliki dampak yang luas ,yang menyangkut suatu sistem pemerintahan dimana dia berada, dan bahkan bisa membuat kehancuran suatu negara, ini yang membedakan dengan prilaku kriminal biasa di level masyarakat umum yang efeknya sebatas lingkup per-individu dan tidak mempengaruhi sistem pemerintahan. Memprihatinkan bahwa Indonesia menempati ranking 3 besar dunia untuk kasus korupsi ini.

Pertanyaannya: mengapa orang yang katanya baik-baik ternyata korupsi juga? Kaum behavioris mengatakan, berarti lingkunganlah yang secara kuat memberikan dorongan bagi orang untuk korupsi dan mengalahkan sifat baik seseorang yang sudah menjadi traits pribadinya. Lingkungan dalam hal ini malah memberikan dorongan dan bukan memberikan hukuman pada orang ketika ia menyalahgunakan kekuasaannya.

Penelitian-penelitian empiris mengenai korupsi mengonfirmasi anggapan tersebut.Pada umumnya faktor penyebab korupsi bersumber pada tiga aspek yaitu:

  1. Kerusakan pada lingkungan makro (negara) di mana sistem hukum, politik, pengawasan, kontrol, transparansi rusak.Kerusakan tersebut menjadi latar lingkungan yang merupakan faktor stimulus bagi perilaku orang. Tentunya menjadi jelas ketika sistem tidak secara kuat memberikan hukuman terhadap pelanggaran dan imbalan terhadap sebuah prestasi, tingkah menyimpang (korupsi) malah akan diulang-ulang karena akan memberikan konsekuensi yang menyenangkan.
  2. Pengaruh dari iklim koruptif di tingkat kelompok atau departemen.
  3. Karena faktor kepribadian.

Korupsi dan hungunannya dengan kepribadian anak

Sigmund Freud merupakan pendiri Psikoanalisis. Teori Psikoanalisis fokus pada pentingnya pengalaman masa kanak-kanak. Intinya, masa kanak-kanak memegang peran menentukan dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku manusia ketika dewasa kelak.

Ada lima tahap perkembangan kepribadian dalam Psikoanalisis. Menurut Freud, manusia dalam perkembangan kepribadiannya melalui tahapan oral, anal, phallis, laten, dan genital.
  1. Tahap oral, Pada tahap ini manusia melulu menggunakan mulutnya untuk merasakan kenikmatan. Bayi selalu memasukkan ke mulutnya setiap benda yang dipegangnya. Tahapan ini berlangsung pada 0-3 tahun.
  2. Tahap anal, Inilah tahapan ketika anak memperoleh kenikmatan ketika mengeluarkan sesuatu dari anusnya. Anak menyukai melihat tumpukan kotorannya. Pada tahap ini anak dapat berlama-lama dalam toilet.
  3. Tahap phallis, Tahap phallis berlangsung pada umur 8-10 tahun. Anak memperoleh kenikmatan dengan memainkan kelaminnya.
  4. Tahap laten, Anak melupakan tahapan memperoleh kenikmatan karena sudah memasuki usia sekolah. Anak mempunyai teman dan permainan baru.
  5. Tahap genital, Inilah tahapan ketika perkembangan kedewasaan mencapai puncaknya. Manusia sudah memasuki tingkat kedewasaan. Tahap-tahap perkembangan ini berjalan normal, dari satu tahap ke tahap berikutnya. Namun, bisa saja orang terhambat dalam perkembangan dini. Freud menyebutnya fiksasi. Penyebabnya beragam, bisa karena orang tua, lingkungan sosial, atau konflik mental.

Lantas apa relevansinya dengan perilaku korupsi? Untuk menjawabnya, kita mesti melacak akar penyebab korupsi.

Teori Gone

Menurut Jack Bologne, akar penyebab korupsi ada empat : Greed, Opportunity, Need, Exposes.
  1. Greed terkait keserakahan dan kerakusan para pelaku korupsi. Koruptor adalah orang yang tidak puas akan keadaan dirinya. Punya satu gunung emas, berhasrat punya gunung emas yang lain. Punya harta segudang, ingin punya pulau pribadi.
  2. Opportunity terkait dengan sistem yang memberi lubang terjadinya korupsi. Sistem pengendalian tak rapi, yang memungkinkan seseorang bekerja asal-asalan. Mudah timbul penyimpangan. Saat bersamaan, sistem pengawasan tak ketat. Orang gampang memanipulasi angka. Bebas berlaku curang. Peluang korupsi menganga lebar.
  3. Need berhubungan dengan sikap mental yang tidak pernah cukup, penuh sikap konsumerisme, dan selalu sarat kebutuhan yang tak pernah usai.
  4. Exposes berkaitan dengan hukuman pada pelaku korupsi yang rendah. Hukuman yang tidak membuat jera sang pelaku maupun orang lain. Deterrence effect yang minim.

Empat akar masalah diatas merupakan halangan besar pemberantasan korupsi. Tapi, dari keempat akar persoalan korupsi tadi, bagi saya, pusat segalanya adalah sikap rakus dan serakah. Sistem yang bobrok belum tentu membuat orang korupsi. Kebutuhan yang mendesak tak serta-merta mendorong orang korupsi. Hukuman yang rendah bagi pelaku korupsi belum tentu membikin orang lain terinspirasi ikut korupsi.

Pendeknya, perilaku koruptif memiliki motivasi dasar sifat serakah yang akut. Adanya sifat rakus dan tamak tiada tara. Korupsi, menyebabkan ada orang yang berlimpah, ada yang terkuras, ada yang jaya, ada yang terhina, ada yang mengikis, ada yang habis. Korupsi paralel dengan sikap serakah.

Fiksasi dan Korupsi

Ada hubungan antara tahapan perkembangan kepribadian anak dengan kondisi anak setelah dewasa. Bila pada tahap-tahap itu terjadi fiksasi atau hambatan perkembangan kepribadian., maka kepribadian itulah yang dibawanya sampai besar.

Sifat serakah adalah sifat dari orang yang terhambat dalam perkembangan kepribadiannya, yaitu ketika dia terhambat dalam tahap kepribadian anal. Seorang anak yang mengalami hambatan kepribadian pada fase anal, ketika besar ia akan mempertahankan kepribadian anal. Karakter orang ini ditandai dengan kerakusan untuk memiliki.

Ia merasakan kenikmatan dalam pemilikan pada hal-hal yang material. Fase anal ditandai oleh kesenangan anak melihat kotoran yang keluar dari anusnya. Kini, kotoran telahdiganti benda lain. Benda itu berujud uang, mobil, rumah, saham, berlian, emas, intan.

Koruptor adalah anak kecil dalam tubuh orang dewasa. Badannya besar, jiwanya kerdil. Untuk menyembuhkannya, hilangkan hambatan itu. Tunjukkan padanya bahwa pada dasarnya dia belum dewasa. Kesenangan mengumpulkan harta adalah simbol perilaku menyimpang akibat terhambat dalam perkembangan kepribadian di masa kanak-kanak.

Kesimpulannya, koruptor adalah orang yang belum dewasa. Ia masih perlu belajar memperbaiki kualitas kepribadiannya

Referensi: http://psikologipro.wordpress.com , wikipedia

Ilmiah dan Filsafat

Bahasa ilmiah penting dalam menyampaikan pandangan kepada orang lain sedangkan Filsafat penting dalam pengembangan pengetahuan yang kita miliki. Jadi bisa disimpulkan, dalam menyampaikan pandangan atau gagasan kita mesti meletakan faktor ilmiah di depan filsafat. Tapi bukan berarti saya mengatakan menyampaikan filsafat tanpa substansi yang ilmiah adalah salah dan tidak penting . Yang saya maksud adalah suatu gagasan akan menjadi lebih baik jika didalamnya terkandung faktor-faktor ilmiah dan filsafat, dan disampaikan dengan cara ilmiah dan filsafat sebagai pendukungnya.

Untuk dapat melakukan kegiatan berpikir ilmiah dengan baik, maka diperlukan sarana yang berupa bahasa, logika, matematika dan statistika.

Bahasa
Bahasa adalah esensi terpenting dalam hal ini .Keunikan manusia sebenarnya bukan terletak pada kemampuan berpikirnya melainkan terletak pada kemampuan berbahasanya. Tanpa bahasa maka kegiatan berpikir secara sistematis dan teratur tidak mungkin dilakukan, tanpa kemampuan berbahasa manusia tidak mungkin mengembangkan kebudayaannya, selanjutnya tidak dapat mengkomunikasikan pengetahuan kepada orang lain. Jika kita berbicara maka hakikat informasi yang kita sampaikan mengandung unsur emotif, demikian jika kita menyampaikan perasaan maka ekspresi itu mengandung unsur informatif. Bahasa mengkomunikasikan tiga hal yakni buah pikiran, perasaan dan sikap

Logika
Logika adalah masuk akal dan bisa di buktikan
Definisi panjang lebar tentang logika bisa dibaca disini: Logika

Matematika
Matematika adalah formula untuk menghitung dan merumuskan komponen-komponen logika.
Definisi panjang lebar tentang Matematika bisa dibaca disini: Matematika

Statistika
Statistika adalah pengumpulan data yang di perlukan
Definisi panjang lebar tentang Statistika bisa dibaca disini: Statistika

Filsafat mengajarkan untuk rendah hati:
Pengetahuan dimulai dengan rasa ingin tahu, kapastian dimulai dengan rasa ragu-ragu dan filsafat dimulai dengan kedua-duanya. Berfilsafat berarti berendah hati bahwa tidak semuanya akan pernah kita ketahui apa yang telah kita ketahui dalam kemestaan yang seakan tak terbatas ini.

Ilmu merupakan pengetahuan yang digumuli sejak di bangku sekolah sampai pada pendidikan tinggi. Berfilsafat tentang ilmu berarti kita berterus terang kepada diri kita sendiri; Apakah sebenarnya yang saya ketahui tentang ilmu?, Bagaimana saya ketahui bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang benar?

Karakteristik berpikir filsafat yang pertama adalah sifat menyeluruh. Seorang ilmuan tidak puas lagi mengenal ilmu hanya dari segi sudut pandang ilmu itu sendiri. Dia ingin melihat hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan yang lainnya, misalnya Dia ingin tahu kaitan ilmu dengan moral. Selain itu membongkar tempat berpijak secara fundamental, inilah karakteristik yang keua dari berpikir filsafat yaitu mendasar.

Ilmu Pengetahuan dan Moral
Bicara ilmu dan moral akan membawa kita kepada wilayah yang sangat luas ,bahkan tak terbatas, saya sepakat bahwa konsep publik untuk mendamaikan antara ilmu pengetahuan dan moral adalah Agama dan Demokrasi.

Apakah manusia mempunyai penalaran tinggi, lalu makin berbudi, sebab moral mereka dilandasi oleh anlisis yang hakiki, atau sebaliknya makin cerdas maka makin pandai pula kita berdusta?. Masalah moral berkaitan dengan metafisika keilmuan, maka dalam tahap manipulasi ini masalah moral berkaitan dengan cara penggunaan pengetahuan ilmiah.

Ontologi diartikan sebagai pengkajian mengenai hakikat realitas dari objek yang di telaah dalam membuahkan pengetahuan, aksiologi diartikan sebagai teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Sokrates minum racun, John Huss dibakar sebagai contoh betapa ilmuan memiliki landasan moral, jika tidak ilmuan sangat mudah tergelincir dalam prostitusi intelektual.

Harapan pada Demokrasi dan Agama
- Tegaknya hukum di masyarakat
- Diakuinya HAM oleh setiap anggota masyarakat
- Badan kehakiman yg bebas dan tdk memilih
- Kebebasan mengemukakan pendapat, berserikat, dan beroposisi.
- Hak individu terjamin secara konstitusional
- Keputusan bersama akan memiliki kadar ketepatan dan kebenaran yg lebih menjamin
- Dukungan pemerintah pada penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan seluas-luasnya .

Fallacy adalah - Solusi supaya tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat

Fallacy adalah elemen didalam argumen yang mengacaukan logika berfikir sehingga mengakibatkan suatu diskusi atau perdebatan menjadi tak obyektif dan tak sah secara keseluruhan.
logika fallacy berfikirSolusi supaya tidak terjebak dalam logika fallacy atau termakan fallacy-sensitivity adalah kejujuran,kejernihan hati, dan kebijakan dalam memahami perbedaan, sehingga bisa menerima kesimpulan-kesimpulan dari rasionalitas dan logika yang dihasilkan suatu pernyataan dengan pikiran terbuka , dengan kejernihan hati kita akan bisa menerima kebenaran dengan lapang hati bahwa seorang anak balita melempar ayahnya dengan batu adalah bukan suatu kejahatan.

Dialog ringan :
Dodol : "2 + 3 = 10"
Bedu : "Dodol , anda tidak rasional banget ...2 + 3 adalah 5 tauuu.."
- Dodol dan Bedu sama-sama salah , hasil berhitung Dodol jelas salah, pendapat bedu bahwa Dodol tidak rasional juga salah . Karena Dodol melakukan tindakan yang rasional ,yaitu berhitung, hanya saja rasionalitas dodol menghasilkan output logika yang salah.

Contoh sebuah pernyataan berikut:

Menyebarkan berita kebohongan yang merugikan orang lain adalah pelanggaran yang akan di kenai sangsi undang-undang pencemaran nama baik.
Si A membuat pernyataan di surat kabar "para pekerja buruh di Indonesia sangat buruk kelakuannya jika menyampaikan aspirasi cenderung menggunakan emosi dibanding akal sehat"
Menurut anda apa solusi terbaik mengatasi kelakuan para buruh tersebut ?
Jawab : Anda (si A) telah sembarangan menuduh tanpa bukti yang jelas, dan anda bisa dikenai undang-undang pencemaran nama baik.


Contoh pernyataan serta argumen di atas tentu saja salah, baik yang membuat pernyataan maupun yang menjawab:
- Kata "...cenderung menggunakan emosi dibanding akal sehat" adalah tidak rasional , karena menggunakan emosi bukan berarti akalnya tidak sehat , yang relevan adalah "cenderung menggunakan emosi dibanding kepala dingin" atau "cenderung menggunakan cara emosional"
- Argumen bahwa si A merupakan tidnakan pencemaran nama baik juga salah dan tidak rasional, karena obyek hukum dari UU pencemaran nama baik dalah orang / manusia sedangkan pernyataan "para pekerja buruh indonesia" bukan suatu obyek hukum.

Uraian diatas itulah yang dimaksud dengan fallacy, yaitu komponen dalam argumen atau pernyataan yang membuat logika jadi kacau balau sehingga seluruh perdebatan menjadi tidak sah. Memang menganalisa fallacy dan menemukannya dalam esai argumentasi bisa merupakan sesuatu yang sederhana dan mudah, tapi bisa juga bukan sesuatu yang mudah, tergantung obyek yang terkandung dalam diskusi. sebab fallacy sering kali bersembunyi dalam tumpukan poin-poin dalih yang mengaburkan hubungan logis dengan pernyataan yang timbul. Kadang fallacy tidak langsung terlihat pada pandangan/pengenalan pertama, dengan begitu fallacy dapat dengan mudah mengaduk-aduk serta mencuri emosi/ kelemahan intelektual audiens /khalayak/pembaca.

Yang diperlukan untuk mengerti esensi fallacy, kita harus mengerti apa arti argumentasi. Argumentasi terdiri dari satu atau dua premis dan ditutup dengan satu kesimpulan. Premis adalah pernyataan yang entah memposisikan diri di ujung A atau memposisikan diri di ujung B yang didukung oleh klaim yang tertata rapi. Sementara fallacy merupakan kesalahan dalam berlogika yang muncul pada statement klaim.

Beberapa contoh fallacy yang lain : [1]“Ada sebuah ajaran yang menyatakan makan daging babi adalah haram - Ada sebuah gambar orang yang sedang memakan daging babi, berarti gambar itu haram, atau paling tidak suatu yang buruk karena bisa mempengaruhi tidankan manusia yang melihat” [2] “Semua harimau yang kutau sangat buas dan berbahaya, jadi pasti benar jika semua harimau pasti buas dan berbahaya, sehingga harimau pasti harus tidak di dekati”

Aristoteles adalah orang pertama dianggap sebagai sang dewa logis formal (menciptakan kode dan peraturan untuk bernalar) dan informal (menciptakan definisi kesalahan nalar, disebut sebagai fallacy). Guru Aristoteles yaitu Plato sebenarnya diberikan gelar istimewa sebagai filosofer pertama yang mengumpulkan aneka kesalahan dalam berdebat. Ulasan Plato berjudul Euthydemus menyimpan koleksi kesalahan argumen dalam bentuk dialog. Mengapa kita perlu repot-repot harus mengetahui cara berlogika yang salah, bukankah seharusnya kita lebih baik mempelajari cara menyusun argumentasi yang benar?

Alasan pertama, tiap orang seyogyanya mengerti cara membela diri saat diserang sebab kejahatan dalam menciptakan sanggahan statement sering terjadi. Agar tahu cara memperbaiki kesalahan si pembantah atau meyakinkan pernyataan, kita perlu tahu mengapa mereka salah. Alasan kedua, mempelajari tata cara berlogika yang baik dan benar seperti memiliki peta dari kota A ke kota B, tapi bahkan seorang nagivator ulung pun sering kali tersesat. Itulah pentingnya saat menemukan papan “dilarang masuk”, “buntu” atau “salah jalan”. Papan-papan ini dapat dimetaforakan sebagai rambu-rambu berargumentasi yang keliru.

Perhatikan baik-baik sekeliling kita. Fallacy tidak hanya ditemukan dalam esai argumentasi, fallacy sering dibajak penggunaannya secara verbal untuk politik, media, dan kepentingan-kepentingan umum lainnya. Dilema yang salah merupakan fallacy yang terdengar logis, yaitu (familiar mendengarnya?) kalau kau tidak bersamaku, berarti kau menentangku. Tidak ada hal yang logis dalam pernyataan ini melainkan suatu opini pribadi yang mengalihkan perhatian pemirsa dari persoalan yang sesungguhnya - kata motivasi cinta

Sebagai contoh : Seseorang berkata, “Anda tidak memiliki moral atau pengalaman yang pantas untuk membahas topik ABCDE”, merupakan pernyataan fallacy yang sangat jelas,yaitu suatu statement argumentasi yang tidak mendalihkan topik ABCDE melainkan menyerang orang yang sedang membahas topik ABCDE. Statement ini sering muncul dalam adu debat yang memanas,pengalihan perhatian dari poin penting sesungguhnya. Istilah ini disebut dalam bahasa Inggris sebagai red herring atau terkenal juga dengan fallacy of relevance.

Red Herring
Red Herring adalah argumen yang tak ada sangkut-pautnya dengan argumen lawan, yang digunakan untuk mengalihkan perhatian orang dari perkara yang sedang dibahas, serta menggiring menuju kesimpulan yang berbeda.

Sesat-pikir ini biasanya akan keluar jika seseorang tengah terdesak. Ia akan langsung melemparkan umpannya ke topik lain, di mana topik lain ini sukar dihindari untuk tidak dibahas. Itu karena biasanya pemilihan topik lain itu ‘baunya’ cukup kuat seperti perumpamaan ikan merah (red herring) antara lain topik yang aktual atau isu yang cukup dengan lawan debat

Red herring menjadi menarik karena red herring dapat muncul dalam berbagai bentuk tulisan; tidak hanya non fiksi melainkan juga fiksi. Dalam fiksi, red herring berbentuk pengalihan perhatian pembaca dari awal sampai mendekati akhir dan memberikan penutupan yang tak diduga. Misalnya, kisah-kisah detektif atau misteri memiliki banyak red herring. Red herring non fiksi dalam bentuk fallacy di suatu pernyataan argumentasi melakukan kecurangannya seperti penyerangan individu (bacalah contoh di atas), mengatasnamakan suatu grup yang mendominasi (jika banyak orang percaya, berarti kita harus percaya juga), menciptakan rasa takut (tentu saja benar karena jika salah, kita akan menderita dan tersiksa), mengaitkan topik dengan tokoh penting yang pastinya (terdengar) tak terbantahkan, dan banyak lagi. Seorang selebritis terkenal jika mengatakan dalam iklan televisi bahwa dia minum jus jeruk bermerek ABCD agar tubuh menjadi bugar menciptakan ilusi di kepala penonton bahwa jus jeruk itu sudah pasti berkasiat karena sang seleb meminumnya dan terlihat sehat.

Para pendebat korup menggunakan red herring dalam argumentasinya membuat seakan-akan argumentasinya tak terbantahkan.

Sebenarnya ada juga fallacy yang sesungguhnya tidak fallacy tapi audiens dapat terdorong ke arah kesimpulan yang salah. Misalnya, kalimat ambigu atau kata yang tidak jelas (kata dia dalam bahasa Indonesia yang tidak memiliki definit arti sebagai perempuan atau lelaki) akan menyesatkan atau bahkan menciptakan kesimpulan yang salah.

Beradu argumentasi dengan sengaja dan sadar menyelipkan fallacy merupakan kecurangan yang seharusnya dihindari. Fallacy sendiri memiliki banyak sekali jenis, sehingga ruang tulisan ini tidak dapat menampung semuanya. Tapi apa pun itu, fallacy tetap menjadi fallacy, suatu logika yang terdengar logis namun sesungguhnya menciptakan kesalahan berlogika dan koneksi statement yang tak saling terkoneksi (sesat logika). Mengerti fallacy berarti memberikan kehormatan kepada cara berlogika yang baik dan benar.

Kesimpulan logis fallacy (logical fallacy)
Logical fallacy atau sesat-pikir logis adalah suatu komponen dalam argumen, muncul dalam statement klaim yang mengacaukan logika. Sesat-pikir, akan sangat efektif digunakan dalam provokasi, menggiring opini publik, debat perencanaan undang-undang, pembunuhan karakter, hingga menghindari jerat hukum. Memang, dengan memanfaatkan sesat-pikir logis sebagai silat lidah kita dapat memenangkan suatu diskusi, namun itu menjauhkan kita dari esensi permasalahan inti.

Semoga tidak terjebak dalam logika yang tak bermanfaat bahkan menjatuhkan

Artikel terkait : Fallacy

Referensi kutipan :
http://sepocikopi.blogspot.com

Gitu aja kok repot - Logika sikap dan berfikir dalam Islam


Kata Gusdur "Gitu aja kok repot" , bisa di terjemahkan dengan nyaman dari lapisan orang awam sampai kaum sufi, dan berlaku universal untuk seluruh agama. Memang manteb tokoh kita itu.

Untuk apa tau?


Apa itu bilangan, dan berapa jumlah dari 1 + 1?

Secara umum : Jika kita tanyakan kepada masyarakat umum atau kepada seorang Guru TK , maka untuk pertanyaan di atas akan di jawab:
Bilangan adalah angka sperti 1,2,3,4,5,...dst . dan jumlah dari 1+1 =2

Secara khusus : Jika kita tanyakan kepada seorang Dosen Pengajar Teknik Elektro atau Teknik Komputer atau seorang Assembly Programmer , maka untuk pertanyaan di atas akan di jawab:
Bilangan apa..? Desimal, Biner, heksa,...dst . dan jumlah dari 1+1 = 2 secara desimal , 1+1=10 secara biner ,5+5=A secara heksadesimal . (ket, bilangan biner - bil Heksa)

So, apakah itu artinya seorang teknik elektro memiliki pengetahuan yang lebih baik dan bermanfaat di banding seorang Guru TK...?

Bukan ukuran, dan belum tentu Seorang Dosen teknik Komputer bisa berhasil mendidik anak TK , belum tentu pula Sang Dosen lebih mendapatkan manfaat dari pengetahuan berhitungnya yang lebih banyak, baik manfaat buat dirinya sndiri maupun buat manusia lain.

Definisi Islam

Apa itu Islam?

Secara Bahasa : Islam adalah sebuah agama , dalam terminologi bahasa berarti "Damai" ,Kata “Islam”, yg berarti `tunduk', berasal dari kata infinitif Salama. Kata "Salam", yg berarti `damai', berasal dari kata kerja Salima yg berarti ‘diselamatkan atau selamat dari bahaya'.dan masih memiliki serentetan terminologi....

Secara Penganut islam umum : Islam adalah berserah diri kepada Tuhan Allah

Secara Kajian Ilmu Tauhid:

Pengertian Islam
Islam secara etimologi (bahasa) berarti tunduk, patuh, atau berserah diri. Adapun menurut syari’at (terminologi), apabila dimutlakkan berada pada dua pengertian:

Pertama.
Apabila disebutkan sendiri tanpa diiringi dengan kata iman, maka pengertian Islam mencakup seluruh agama, baik ushul (pokok) maupun furu’ (cabang), juga seluruh masalah ‘aqidah, ibadah, keyakinan, perkataan dan perbuatan. Jadi pengertian ini menunjukkan bahwa Islam adalah mengakui dengan lisan . Dan nama tuhan orang Islam bukan cuma Allah, di dalam Al-Qur'an saja ada 99.

"(Ingatlah) ketika Rabb-nya berfirman kepadanya (Ibrahim), ‘Berserahdirilah!’ Dia menjawab: ‘Aku berserah diri kepada Rabb seluruh alam.’” [Al-Baqarah: 131]

Kedua
Apabila kata Islam disebutkan bersamaan dengan kata iman, maka yang dimaksud Islam adalah perkataan dan amal-amal lahiriyah yang dengannya terjaga diri dan harta-nya[2], baik dia meyakini Islam atau tidak. Sedangkan kata iman berkaitan dengan amal hati

“Orang-orang Arab Badui berkata, ‘Kami telah beriman.’ Katakanlah (kepada mereka), ‘Kamu belum beriman, tetapi katakanlah, ‘Kami telah tunduk (Islam),’ karena iman belum masuk ke dalam hatimu. Dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikit pun (pahala) amalmu. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.’” [Al-Hujuraat : 14]

So, apakah itu artinya seorang Ahli tauhid memiliki pengetahuan yang lebih baik dan bermanfaat di banding orang umum yang pengetahuannya pas-pasan...?

Bukan ukuran, dan belum tentu Seorang Ustadz, Kyai, Ulama bisa membawa berkah buat umat , belum tentu pula Ustadz, Ulama, kyai lebih mendapatkan manfaat dari pengetahuan keislamanya yang lebih banyak, baik manfaat buat dirinya sendiri maupun buat manusia lain.


Sufisme Dalam Lalulintas

Syariat Tarekat Hakekat Marifat Pejabat

Coba kita bahas dan buat analogi dengan istilah dan memakai bahasa lalu lintas yang sudah memasyarakat di lingkungan kita .

Sareat:
Pada hakekatnya Jiaka di analogikan mirip dengan sariatnya peraturan Lalu lintas,
Banyak rambu-rambu seperti huruf P, S, atau simbol-simbol tanda bahwa jalan didepan ada tanjakan, jalan turun dan jalan berkelok-kelok,didepan ada jembatan ...dst. Tanda-tanda tersebut diperuntukkan para pengemudi agar berhati-hati jika melihat tanda-tanda tersebut. Barangsiapa mentaati peraturan tersebut, maka sipengemudi akan selamat sampai tujuan.

Didalam peraturan tersebut tidak memperdulikan apakah si-pengemudi mempunyai SiM A, B, B1, B2 atau hanya SiM C dan semua peraturan berlaku bagi semua pengguna jalan tersebut.

Tarekat:
Pada hakekatnya; Tarekat didalam perlalu-lintasan adalah setiap pengguna jalan mengetahui apa arti dan makna, kenapa tanda-tanda lalulintas tersebut dipasang dipinggiran lalan dan di tempat yang tertentu dan maksud tujuan kenapa tanda-tanda tersebut dipasang?
Dari mana pengemudi bisa mengerti apa makna dan tanda-tanda tersebut dipasang?
Tentunya tanda-tanda dan artinya bisa dibaca di kitab peraturan per-lalulintas-an.
Karena hanya dari buku panduan per-lalulintasan lah hanya satu-satunya buku yang bisa dijadikan pedoman kalau melanggar tanda-tanda lalulitas tersebut dilanggar; dengan ketentuan ancaman, denda maupun akibat dari pelanggaran tersebut sudah diatur bahkan SiMnya pun bisa-isa dicabut akibat dari pelanggaran yang dilakukan.

Hakekat:
Pada hakikatnya; hakekat didalam perlalulintasan adalah; menjelaskan bahwa siapa yang berhak membuat peraturan didalam undang-undang perlalulintasan itu?
Pak Polisi atau dari fihak Kepolisian? Jelas dalam hal ini yang ber-hak membuat peraturan dan mengeluarkan peraturan dan segala isi dari peraturan tsb adalah dari pihak Kepolisian tersebut.

Maripat:
Pada hakikatnya; kita sudah mengetahui bahwa yang membuat dan mengeluarkan kitab isi aturan didalam buku itu adalah KePOLISIan, maka kita wajib menghormati dan menjalankan dengan benar sesuai dengan aturan yang sudah diBUKUkan.

Ada sebagian pengemudi yang mempunyai SiM dan ada juga yang tidak mempunyai SiM.
Bagi masyarakat yang mempunyai SiM (agama) dengan pasti (mungkin) akan mentaati segala aturan yang sudah ditetapkan dan bagi tidak mempunyai SiM (tidak beragama) pun juga berkeyakinan jika patuh menjalankan aturan dan telah mengetahui arti dan makna tanda rambu-rambu dan menjalankan dengan taat pasti juga akan sampai tujuannya.

Demikian juga ada yang tidak perlu sampai mengenal atau mengetahui siapa yang membuat aturan dan tidak usah membaca buku dan sudah menerti atri dari rambu-rambupun berkeyakinan akan sampai pada tujuannya.

Mungkin diantara si pengemudi yang mempunyai SiM berkeyakinan, jika sudah mengenal si-pembuat buku peraturan akan mendapatkan privileges seperti; jika salah parkir atou salah jalan dan ditangkap oleh polisi, maka tidak kena tilang dlsb-nya atau malahan ditunjukkan lewat jalan mana yang benar yang harus ditempuh atau malahan diberi kemudahan seperti diantar dikawal sampai ketempat tujuannya.

Pada hakekatnya apa yang sudah saya jabarkan tsb diatas, rekan-rekan sudah mengetahuinya karena di forum politikana ini tempatnya orang-orang pinter dan sakti berkumpul seperti apa yang pernah di katakan mimizu

Pejabat:
Tak ada jabatan dalam Iman , jadi jangan pernah merendahkan kadar keimanan seseorang. Dan Iman tak bisa di kalkulasi atau di buktikan rasio manusia.


Sang motivator yang luar biasa

Kehidupan memang bagaimana kita memaknainya, kebahagiaan adalah keputusan hati. Banyak yang mencari hal-hal berharga dengan pergi jauh dari luar dirinya. Padahal anugerah dan kekayaan nyata ada dalam diri.

Lelaki ini adalah Nick Vujicic, dia adalah seorang pengkhotbah, seorang pembicara motivasi dan direktur organisasi Life Without Limbs, sebuah organisasi bagi penyandang cacat.

Nick hingga saat ini telah menginspirasi banyak orang di dunia ini untuk selalu bersikap positif dan terus berani menghadapi kehidupan ini, Nick adalah seorang tidak memiliki kesempurnaan pada fisik tubuhnya yaitu tidak mempunyai tangan dan kaki sejak lahir.

Tapi meski Nick Vujivic seorang cacat tapi tidak ada dan tidak seorangpun mampu menyetop pria berani ini untuk melakukan aktivitasnya ,dia melakukan selancar, berenang, bermain golf dan sepak bola. ini yg disebut dengan memiliki kekuatan pikiran yang sesungguhnya.

Melalui organisasi yang dipimpinya "Life without limbs" ,dia memberikan pidato di seluruh dunia dengan subjek dari ketidakmampuan dan harapan.


Jika seorang cacat seperti nick bisa begitu memberikan manfaat dan hal-hal berharga bagi banyak orang, sungguh mengharukan dan segala puji syukur kepada Sang Pencipta atas segala kesempurnaan di alam semesta dan selalu memelihara mahluk-mahluknya dengan kasih-sayang tanpa batas.

"Semoga memberikan inspirasi dan motivasi hidup, dan menambah rasa syukur pda kehidupan ini bagi yang di karuniai fisik normal"

Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia

Jika ada pertanyaan : Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia..?
Jawaban saya pribadi adalah: untuk menjadi lebih baik dan lebih sempurna dalam segala hal.

Agama berhubungan dengan sesuatu yang tidak bisa di buktikan secara rasioa ,yaitu yang bernama "Iman" , dan memang rasio bukan segalanya , jika manusia selalu terikat dengan rasionalitas , maka bagaimana akan mencapai yang namanya kebahagiaan dan menikmati makna dari hidup adalah sejengkal, dan manusia sendiri merupakan produk dari irasionalitas yaitu emosional (hubungan intim bapak-ibu).

Lebih lanjut tentang esensi agama : Arti agama dan Tuhan

Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang diuraikan di bawah:

* Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.
Agama dikatakan memberi pandangan dunia kepada manusia karena ia sentiasanya memberi penerangan kepada dunia(secara keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan dalam masalah ini sebenarnya sulit dicapai melalui indra manusia, melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya bahwa dunia adalah ciptaan Allah(s.w.t) dan setiap manusia harus menaati Allah(s.w.t). begitu juga untuk yang beragama lain dengan kepercayaan kepada Tuhan yg di miliki.

* Menjawab pelbagai pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.
Sebagian pertanyaan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan pertanyaan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya pertanyaan kehidupan setelah mati, tujuan hidup, soal nasib dan sebagainya. Bagi kebanyakan manusia, pertanyaan-pertanyaan ini sangat menarik dan perlu untuk menjawabnya. Maka, agama itulah fungsinya untuk menjawab soalan-soalan ini.

* Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.
Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah karena sistem agama menimbulkan keseragaman bukan saja kepercayaan yang sama, melainkan tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.

* Memainkan fungsi peranan sosial.
Kebanyakan agama di dunia ini menyarankan kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kode etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi peranan sosial.

Asal bicara vs Asal bereaksi - Rasional vs Emosional


asal bicara dan bereaksi inspirasi motivasi diri Rasional vs Emosional


Tak selamanya reaksi yang didasari pemikiran rasional adalah benar dan baik, dan tak selamanya tak selamanya reaksi yang didasari emosional adalah salah dan buruk.

Seperti yang di tunjukan dari ilustrasi gambar (Asal bicara vs Asal bereaksi ) di atas adalah seseorang yang secara emosional merasa mendapatkan sentuhan spiritual yang bisa mendatangkan kedamaian pikiran , dari sebuah batu , yah hanya batu, yang menurut orang lain (orang ke 2) adalah salah dan tidak rasional , maka di a mengejeknya dan memgatakan itu adalah tindakan idiot .

Memepercayai batu sebagai hal yg bisa mendatangkan kedamaian adalah ibarat kita mempercayai pasangan hidup kita (suami/isteri/pacar) , bukan masalah rasio , tapi nalar emosional yg kita mengerti mendatangkan kepuasan bathin yg kita cari .

Menolak sesuatu (menyalahkan) berdasarkan pemahaman rasional diri kita sendiri adalah, hanyalah reaksi pikiran logis kepada sesuatu yang tidak sesuai dengan ideologi pemahaman diri kita sendiri.

Orang rasional di atas juga salah , mestinya tidak perlu mengatakan orang lain idiot dan bodoh terhadap yg dilakukannya , karena bisa jadi orang itu lebih mengerti apa yg dilakukannya dan apa yg terbaik buat dirinya -> Ijinkan orang lain berbeda

Tapi reaksi orang penyembah batu tersebut ya, salah bin keterlaluan jika sampai membunuh,... Astaga.com! , apalagi meng-atas-namakan sesuatu yg di agungkannya.

Gaya Pacaran Remaja Sekarang,buat pangling!

Dunia remaja adalah salah satu objek yang sangat di perhatikan dikalangan masyarakat,karna banyak yang sudah kita ketahui kisah asmara remaj...