Memisahkan orientasi Cinta, Seks, dan dan Harta

Cinta - Seks - Harta, ketiganya merupakan pemicu awal dari suatu hubungan, seseorang bisa tertarik untuk menjalin hubungan asmara, baik sebagai kekasih/pacar ataupun menikah, dimotivasi oleh ketiganya atau salah-satunya , contoh: 1) seorang pria tertarik dan ingin menjalin hubungan dengan seorang wanita oleh karena hanya tertarik oleh bentuk tubuhnya yang sexy dan merangsang, 2) seorang gadis muda mau menikah dengan pria tua karena memandang kekayaannya saja..dll - Apa arti kata cinta

hubungan cinta dan seksTidak ada yang salah dalam hal menjadikan harta atau seks sebagai orientasi menjalin suatu hubungan, karena harta dan seksualitas juga merupakan element-element penting dalam kehidupan manusia. Tapi yang jadi masalah adalah jika tidak bisa menjaga konsekuensi hubungan tersebut, saat sesuatu yang menjadi tujuan tersebut terasa tidak memuaskan lagi seperti awalnya, yang akan berimplikasi pada perpecahan, perselingkuhan, perceraian , dan teman-temannya. Sebagai contoh, jika seseorang pria tertarik dan menikahi seorang wanita oleh karena paras cantik dan tubuh sexy-nya saja, tanpa mempertimbangkan faktor kecocokan karakter dan sejenisnya, maka secara otomatis dan umumnya, di pikirannya akan tersimpan ide-ide untuk memperoleh wanita yang lebih cantik/sexy, dan ketika kecantikan wanita tersebut suatu ketika sudah kurang memenuhi selera emosinya, maka rasa sayang dan cinta-nya pun akan berkurang kadarnya, dan lebih jauh bisa tercetus ide untuk meninggalkannya untuk mencari wanita lain lagi, atau selingkuh...
... Makanya buat para cewek jika mau menjalin hubungan yang SERIUS kepada seorang lelaki idaman-mu, dihadapannya jangan terlalu menonjolkan faktor-faktor kecantikan atau ke-sexy-an mu, tapi lebih fokus kepada kecocokan karakter kalian dalam menjalani kehidupan sehari-hari, apalagi jika bicara pernikahan/perkawinan, karena pernikahan bukan untuk 1-2 hari, pernikahan bisa menyangkut kebahagiaan seumur hidup, suatu kondisi pernikahan juga akan menentukan nasib dan masa depan anak-anak kelak.. - Tips pacaran buat wanita

Kesimpulan
Kesimpulan tentang memisahkan orientasi cinta, seks, dan harta, adalah simple, yaitu "kecocokan karakter" , ketika bertemu seseorang yang kamu tertarik untuk menjalin hubungan, lebih fokuslah kepada karakternya dan jangan terlalu terpengaruh oleh penampilan luarnya, yang bisa jadi cuma dibuat-buat atau menipu, tentu saja kecocokan karakter di sini bukan diartikan karakter san seleranya sama, melainkan lebih tepatnya saling memahami dan menghargai apa adanya, yah setidaknya itulah menurut pengalaman saya yang sudah 3 kali menikah dan pacaran sekian banyak kali...hehe..mantan playboy cap teh botol...
- Hubungan cinta jarak jauh yang tetap harmonis - LDR

Well..sekian posting santai hari ini, setelah sekitar 2 bulan ga update blog motivasi ini..., semoga enak dibaca dan ada manfaatnya...

Iklan : Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah

Sekilas mutiara hari ini 31 desember 2010

"Musuh paling berbahaya adalah orang-orang terdekatmu, yaitu orang-orang yang hanya terlihat bersikap baik secara penampilan luarnya saja - dan musuh yang sesungguhnya adalah pikiranmu sendiri, yaitu pikiran-pikiran liar yang tak bisa kau kuasai dan kendalikan."
"Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu."

"Janganlah terlalu membanggakan apa yang kamu lakukan hari ini, sebab kamu belum tahu apa yang akan di berikan oleh hari esok."
"Phytagoras berkata,"jangan sekali-kali percaya paada kasih sayang yang datang secara tiba-tiba, karena dia dapat meninggalkanmu dengan tiba-tiba pula"
"Phytagoras berkata,"jika engkau ingin hidup senang ,maka hendaklah engkau rela di anggap sebagai tidak berakal atau di anggap orang bodoh". (maksudnya, kira-kira: jika kita rela dianggap bodoh berarti kita telah menanamkan keikhlasan dalam hati yang terdalam, jika keikhlasan sudah tertanam dalam hati-nurani, maka manusia bisa selalu merasakan senang dalam berbagai kondisi kehidupan ) - Kata-kata mutiara cinta romantis 2012



Iklan:
Lowongan kerja

Orang hebat bikin internet sehat

Admin blogdetik mengadakan kontes blog dan menyuguhkan sebuah tema untuk didiskusikan atau diopinikan, yang berjudul "Internet Sehat Bikin Hebat" , tapi sayangnya saya tidak menemukan ujung-pangkal yang jelas dari argumen itu, seperti kriteria internet sehat itu seperti apa?, yang dimaksud bikin hebat itu, hebat apanya dan bagaimana? .

Dalam ranah argumentasi dan perdiskusian, Idealnya kan setiap pernyataan/statement mesti disertakan premis-premis (dasar-dasar argumen) pendukungnya, setidaknya sebatas sudut pandang personal dari pihak yang mengeluarkan pernyataan itu, sehingga audiens/pemirsa bisa mengolah argumen yang disodorkan secara "obyektif" berdasarkan hubungan logis antara pernyataan dan argumen-argumen pendukungnya . Nah, kalau cuma sebaris kalimat "Internet sehat bikin sehat" lalu dilemparkan keseluruh blogger Idnoensia untuk diopinikan berdasarkan pemikiran masing-masing, maka menurut saya hal itu kurang obyektif.

Pepatah mengatakan "Buruk muka, cermin dibelah"

Meski kurang jelas, tapi yang saya tangkap, untuk menggambarkan relevansi analogis dari pepatah "buruk muka cermin dibelah" dengan tema "internet sehat bikin hebat" kurang-lebih intinya bahwa, "Banyak perilaku negatif dalam masyarakat, dan mengkambing-hitamkan dunia internet sebagi biang kerok" . Jika demikian, saya tidak bisa melihat kebenarannya baik secara argumentatif dari nalar logis maupun secara norma, etika, dan budaya. Hal-hal negatif (atau positif) ada dimana-mana, ada di jalanan, di lampu merah, di mall-mall . Innternet hanyalah sesuatu yang pasif dan statis, tidak ada yang menyuruh orang membuka internet atau mengeklik suatu link di internet, maka buat saya sangat lucu bahwa, "manusia sebagai mahluk hebat yang aktif dan dinamis" malah menyalahkan benda diam dan pasif . Fakta lainnya banyak orang-orang yang bisa hidup berdampingan dengan dunia internet tanpa terpengaruh dampak negatifnya dan kebalikannya internet membuat kemajuan bagi hidupnya. Nah, kita si mahluk sempurna ini mau mengacu pada kelompok orang-orang yang positif hidup dengan internet atau mengacu kepada kelompok yang tidak bisa menjaga dirinya sendiri dari pengaruh internet?

Konten negatif di Internet merusak generasi muda?

Sekarang jika sampai kepada mengkambing-hitamkan kolaborasi internet dan generasi muda. Jika demikian , dimana letak aspek tanggung-jawab generasi yang merasa tuda dan dewasa? . Apakah si generasi tua dan dewasa itu maunya happy ending dengan melihat dunia ini terkondisikan sebar beres ? . Saya sekeluarga dan beberapa rekan lain yang saya kenal, tidak ada masalah dengan apapun isi dunia internet, meskipun kami pemakai internet aktif sehari-hari.

Orang hebat yang bikin internet sehat

Sudah ribuan tahun sebelum internet lahir sudah banyak orang hebat, sudah banyak bangsa hebat, banyak budaya hebat . Buat saya, mendiskreditkan dan mengkambing-hitamkan apa yang ada di internet hanya menjatuhkan kredibilitas dan nilai-nilai luhur bangsa manusia sendiri , Lucu, menyalahkan budaya internet yang baru seumur cucu semut menetas itu, sama dengan analogi "punya anak nakal, menyalahkan keadaan lingkungan atau menyalahkan anak tetangga , padahal bisa jadi karena si orang tua tidak becus mendidik anak atau belum matang kedewasaaanya" .Kasian si kecil mungil internet itu fakta dan realitanya lebih banyak membangun ketimbang merusak, jadi menurut saya, pandanglah internet dengan pandangan yang arif dan bijak, bukan pandangan picik dan sinis .

"Orang hebat akan bikin internet jadi sehat"
"Internet sehat berarti karena banyak orang-orang hebat cara berfikirnya, internet sakit berarti karena banyak orang-orang lemah mental dan kepribadiannya"



Musyrik, Syirik, dan Tauhid Adalah

Saya menulis ini karena inspirasi dari banyak perdebatan di forum tetangga sehubungan dengan kabar mbah marijan meninggal dunia itu , yaitu mereka menyoroti perilaku ritual mbah maridjan dan masyarakat sana umumnya yang suka memberikan sesaji/sajen kepada gunung, pohon, laut..bahwa sebagian orang fanatik mengatakan itu adalah perilaku musyirik dalam pandangan Agama Islam, dan saya jawab belum tentu, bahwa kita tidak bisa menjustifikasi atau mengukur kadar keimanan seseorang , bisa-bisa malah menjadi fitnah atau suudzon..

Musyrik dan Syirik Secara Terminologi

Definisi "Musyrik" semua tahu secara simple adalah menyekutukan Allah Swt dengan apapun , atau antitesa dari Tauhid. Implementasi sehari-harinya , apapun perbuatan/amalan yang dilakukan bukan untuk memperoleh keridhaan Allah swt adalah syirik . Syirik adalah sebutan untuk dosanya, dan musyirk adalah sebutan untuk pelakunya . Dalam konteks ini artinya, dalam skala makro keimanan hanya ada 2 jenis orang, yaitu orang yang bertauhid atau yang musyirik , begitu juga dalam pengamalan sehari-harinya, hanya ada 2 jenis amal perbuatan, yaitu perbuatan yang ikhlas untuk memperoleh keridhaan Allah dan perbuatan yang syirik.

“Sesuai yang amat aku takuti yang akan menimpa kamu adalah Syirik kecil. Nabi ditanya tentang hal ini, mka beliau menjawab ialah riya”. (HR. Ahmad) [Riya, yaitu beramal bukan karena Allah, tapi karena ingin dipuji dan dilihat orang]

Ilustrasi:
1- Apakah perbuatan memberikan sesaji kepada gunung dan pohon-pohon adalah syirik?
2- Apakah memberikan sepiring pisang goreng kepada tetangga adalah syirik?
Jawaban dari kedua pertanyaan diatas, bisa iya bisa tidak , tergantung niat pelakunya, dan juri mutlaknya hanya Allah yang tahu . Jika ada orang asal tuduh bahwa orang lain melakukan perbuatan syirik, namanya suudzon, fitnah, asal jeplak (tm) dan sejenisnya..

Garis Pembatas Tauhid dan Kemusyrikan

- Apakah garis pembatas antara tauhid dan kemusyrikan, termasuk bentuknya yang teoretis dan praktis?
- Mana pandangan yang tauhid dan mana pandangan yang musyrik?
- Perbuatan seperti apa yang dapat disebut Tauhid praktis, dan yang dapat disebut kemusyrikan praktis?
- Apakah musyrik kalau mempercayai eksistensi apa pun selain Allah?
- Apakah Tauhid Zat-Nya menuntut kita untuk tidak mem­percayai eksistensi sesuatu dalam bentuk apa pun di samping Dia, yang bahkan bukan ciptaan-Nya (semacam monoisme ontologis).

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, maka statemen diawali dulu dengan pertanyaan "Apakah anda sungguh-sungguh beriman?"

Jika anda mengaku beriman maka konsekuensi logisnya harus mengakui bahwa segala ciptaan adalah pekerjaan Allah. Dan lanjutkan membaca...

Segala ciptaan adalah pekerjaan Allah Tidak dapat dipandang sebagai tandingan-Nya. Ciptaan Allah merupakan manifestasi kemahakuasaan-Nya. Mempercayai eksistensi suatu ciptaan sebagai sesuatu yang diciptakan oleh Allah, tidak bertentangan dengan tauhid. Akan tetapi justru melengkapi tauhid. Karena itu, garis pembatas antara tauhid dan kemusyrikan bukanlah ada atau tidak adanya sesuatu selain Allah.

Apakah mempercayai sebab-akibat segala ciptaan sama dengan kemusyrikan atau pluralitas pencipta?

Apakah mempercayai tauhid perbuatan Allah berarti kita juga menolak sistem sebab-akibat, dan berarti kita juga menganggap bahwa setiap akibat tentu penyebabnya adalah Allah langsung?

Sebagai contoh, apakah kita percaya bahwa api sama sekali tak punya peran dalam pembakaran, air sama sekali tak punya peran dalam menghilangkan dahaga, hujan sama sekali tak punya peran dalam menumbuhkan tanaman, dan obat sama sekali tak punya peran dalam penyembuhan, dan bahwa Allah langsung yang membakar, langsung yang menghilangkan dahaga, langsung yang menumbuhkan tanaman, dan langsung yang menyembuhkan penyakit? .

Jika seseorang biasa memakai topi di kepalanya bila dia mau menulis surat, maka tidak dapat dikatakan bahwa ada atau tak adanya topi mengakibatkan dia menulis surat. Yang jelas adalah bahwa dia tak suka menulis surat tanpa mengenakan topi di kepalanya. Menurut pandangan ini, seperti itulah karakter dan ada dan tidak adanya segala sesuatu yang disebut sebab dan faktor. Kalau kita mempercayai sebaliknya, berarti kita menganggap bahwa Allah ada sekutu-Nya dalam berbuat. Itulah pandangan kaum Asya'irah dan kaum Jabariah.

Jadi jelas bahwa mempercayai eksistensi sesuatu ciptaan tidaklah sama dengan mempercayai pluralitas Zat Tuhan, tetapi justru melengkapi kepercayaan akan keesaan Allah, maka mempercayai sistem sebab-akibat tidaklah sama dengan mempercayai pluralitas pencipta. Karena eksistensi segala ciptaan itu bukan dengan sendirinya, maka efektivitas mereka juga bergantung. Karena eksistensi dan efektivitas segala yang ada bergantung pada Allah, maka tak ada soal pluralitas pencipta.

Mempercayai sistem sebab-akibat sesungguhnya melengkapi kepercayaan akan kepenciptaan Allah. Tentu saja sama dengan kemusyrikan kalau kita percaya bahwa segala ciptaan ada sendiri, atau percaya bahwa hubungan antara Allah dan alam semesta adalah hubungan pabrikan dan produk. Mobil pada mulanya membutuhkan pabrikan agar mobil itu ada, namun setelah ada mobil itu berjalan sesuai dengan mekanismenya sendiri. Meskipun pabrikannya mati, mobil itu tetap dapat jalan. Kalau kita beranggapan bahwa hubungan faktor alamiah, seperti air, hujan, energi, panas, bumi, tumbuhan dan manusia dengan Allah seperti itu, seperti terkadang cenderung jadi pandangan kaum Mu'tazilah, maka pandangan seperti itu tentu saja membawa ke kemusyrikan.

referensi : http://www.al-shia.org

Mbah Maridjan Meninggal Dunia

foto mbah marijanKabar bahwa Mbah Maridjan meninggal dunia akibat gunung merapi meletus itu tentu sudah banyak yang dengar, Awalnya berita itu karena awalnya ditemukan sosok mayat orang tua mengenakan pakaian batik yang meninggal dalam posisi sujud dan di duga itu adalah Mbah Marijan ,

Sempat ada kabar bahwa tidak jauh dari rumahnya di Dusun Kinahrejo Kabupaten Sleman,Yogyakarta, sang juru kunci Gunung Merapi itu dikabarkan telah ditemukan selamat. Namun dalam kondisi lemas akibat terpapar luncuran awan panas atau yang dikenal warga wedhus gembel. Sementara belasan orang lainnya meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuh di dalam rumah Mbah Maridjan dan sekitar halaman rumah.

Dalam akun Twitter RadioElshinta yang diposting sekira pukul 02.20 WIB, Rabu (27/10/2010) ditulis, "Agus Wiyarto krabat Mbah Marijan: Tidak benar informasi Mbah Marijan ditemukan di lereng Merapi dgn kondisi lemas, slamat oleh relawan TNI."

Sebelumnya, dalam sejumlah pemberitaan media massa dilaporkan Mbah Marijan ditemukan dalam keadaan selamat dengan kondisi lemas. Komandan Pangkalan TNI AL Yogyakarta Kolonel Laut Aloysius Pramono menyebutkan juru kunci Gunung Merapi itu ditemukan dalam kondisi selamat oleh salah seorang anggota tim SAR.

Kepada okezone, Direktur Dompet Dhuafa Yogyakarta M Fauzi, yang mendapat inforamasi dari tim evakuasi, mengabarkan juru kunci Merapi ini selamat. Namun kondisinya lemas akibat terpapar awan panas. "Ditemukan lemas, tapi saya sendiri belum bertemu langsung," ujarnya.

Mengenai korban, tercatat 15 orang tewas. Terdiri dari 13 warga setempat dan dua orang yang telah teridentifikasi dr.Tutur, anggota TNI dan wartawan Vivanews Yuniawan. "Rata-rata korban luka bakar,"

Sosok Mbah Marijan, dibalik kesederhanaanya adalah tokoh yang menebarkan inspirasi dan motivasi kepada banyak orang, berikut sebuah kiriman email yang menceritakan tentang sosok beliau, yang awalnya si pengirim email juga beranggapan bahwa Mbah Maridjan telah meninggal dunia

Sebuah kiriman email
Mbah Maridjan

Siang itu saya tak terlalu antusias ketika seorang kawan mempersilahkan naik mobil menuju Gunung Merapi. Kejenuhan segera merambati hati. Setelah menderu-deru mendaki gunung, mobil yang saya tumpangi akhirnya berhenti di pelataran luas yang menampung beberapa rumah, pendopo dan masjid.

Saya menguntit rombongan menuju rumah yang terbuat dari kayu itu. Usai mengucapkan salam dan menyalami Mbah Maridjan, hati saya mendadak berbunga-bunga. Senyumnya yang ramah mendarat tepat di jantung. Spontan suasana hati saya riang gembira.

Tangannya yang kasar langsung menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin yang mengisi hidupnya dengan kerja keras. Ada kesan kuat bahwa dia telah hidup dalam kerja keras dan keprihatinan panjang. Meski sudah berusia 83 tahun, badannya tetap tegap dengan dua kaki mantap yang menunjangnya.

Inilah sosok yang telah lama saya rindukan. Inilah pemimpin yang tanpa hingar-bingar memanifestasikan apa yang disebut dengan “kearifan lokal”. Tak berlebihan bila saya katakan bahwa Mbah Maridjan yang tinggal di lereng gunung itu telah menyadarkan saya tentang fakta yang selama ini kurang saya hayati. Bahwa budaya dan lingkungan tak menghalangi seseorang untuk menjadi pemimpin besar.

Lama saya menduga bahwa pemimpin itu harus berasal dari latar belakang tertentu. Tapi, semua dugaan itu spontan hilang ditelan oleh kehadiran Mbah Maridjan. Kini, saya sepenuhnya yakin bahwa pemimpin itu bisa berasal dari golongan dan latar belakang mana saja. Dan bahwa kemuliaan seorang pemimpin itu berasal dari akhlak dan kepribadiannya, bukan dari keturunan dan penampilan luarnya.

Sejauh yang dapat saya pahami, dengan segala kesederhanaannya, Mbah Maridjan telah menjelmakan sejumlah sifat pemimpin ideal: keberanian yang tidak mengandung kebencian; ketegasan yang tidak bercampur amarah; kerendahan hati yang bukan dari kepengecutan; keramahan yang tidak menjilat; kehati-hatian yang sejalan dengan akal sehat dan sebagainya.

Menurut saya, Mbah Maridjan telah melalui proses panjang menundukkan nafsu dengan membersihkan batinnya. Kenikmatan duniawi dan kekuasaan tak lagi mengganggunya, apalagi mencemarinya. Dan seperti layaknya manusia-manusia yang dekat dengan Allah, mudah saja baginya untuk menundukkan gunung sebesar Merapi dan meyakinkan warga yang dipimpinnya bahwa bencana tak bakal menimpa mereka.

Mbah Maridjan agaknya telah berupaya keras mengikuti jejak tokoh panutannya, Semar Badranaya, yang gambarnya terpampang di ruang tamunya. Mirip dengan Semar, Mbah Maridjan mencoba menjadi sarana manusia untuk kembali mendekatkan diri pada Allah. Banyak ucapannya yang mengaitkan bencana alam, terutama meletusnya Gunung Merapi, dengan peringatan Allah terhadap perilaku manusia.

Salah satu sikap Mbah Maridjan yang paling mengesankan saya ialah keinginan kuatnya untuk selalu tawaduk dan sadar akan batas-batas dirinya. Sifat ini terasa sekali dalam semua tutur kata dan tingkah lakunya. Jelas bahwa dia telah lama berupaya menjauhkan dirinya dari sifat sombong, tak tahu diri, dan melampaui batas yang dewasa ini sudah menjangkiti sebagian besar pemimpin kita.

Saat beberapa wartawan mencoba mengambil fotonya, dia berseloroh bahwa orang jelek sepertinya tak pantas difoto. Sambil menunjuk ke arah karikatur yang terpajang di atas lemari ruang tamunya, Mbah Maridjan menyatakan bahwa foto itu sering kali membuatnya semakin jelek, “mirip dengan gambar yang di sana itu.” Dia senantiasa berbicara dalam bahasa Jawa, lantaran menurutnya sendiri dia adalah orang kecil yang tak layak berbicara dalam bahasa Negara (baca: bahasa Indonesia).

Ada pengendalian yang kuat dalam dirinya untuk tidak terjebak oleh kenikmatan duniawi. Semua pendapatannya sebagai bintang iklan produk jamu langsung dia salurkan untuk perbaikan sarana dan prasarana umum. Sikap yang sama dia ulang kembali saat seorang perwakilan rombongan menyerahkan bantuan uang. Setelah berterima kasih, Mbah Maridjan sama sekali tidak memedulikan uang tersebut. Bahkan, begitu azan Magrib berkumandang, bungkusan berisi uang itu dia biarkan tergeletak di meja ruang tamu yang saat itu penuh sesak dengan orang.

Ada banyak hikmah yang dapat saya petik dari pertemuan dengan Mbah Maridjan. Tapi, satu hikmah yang segera menghunjam saya ialah fakta bahwa Allah niscaya meninggikan derajat siapa saja yang merendahkan dirinya. Ini janji yang pasti terjadi. Bagaimana tidak. Hampir semua tokoh nasional, mulai presiden sampai artis terkenal, plus sejumlah besar duta besar negara-negara Barat sudi berzigzag mendaki gunung guna mengunjunginya dan meminta nasihatnya. Duta Besar Jerman malah pernah menyampaikan undangan Walikota Munich kepada Mbah Maridjan untuk berkunjung. Tentu saja undangan itu ditolak Sang Mbah. Semua orang itu rupanya datang untuk mencari satu barang yang akhir-akhir ini semakin langka: perikemanusiaan. Dan sepertinya, mirip dengan yang saya alami sore hari itu, para pengunung bisa menemukannya pada Mbah Maridjan.

Akhirnya, jelas bahwa saya dan juga Mbah Maridjan tak ingin ada kultus terhadap individu. Tapi, saya ingin mengajak kita untuk melakukan kultus pada nilai2 kemanusiaan yang belakangan semakin senyap dari jiwa kita.

Sebuah email dari seoramg teman . . . . .

Selamat jalan mbah. Kepergianmu mengajarkan seni bertauladan kepada para pemimpin negeri ini. Mengajarkan tentang makna tanggungjawab dan makna kemanusiaan. Dan begitulah pemimpin seharusnya, bukan colong playu. . . .

Pun, kebergianmu adalah jalan kematian ala kekasih Tuhan. Kebergianmu mengajarkan kepada mereka yang menololkan jalan yang kau tempuh. . . .


Referensi:
okezone
Indonesia

Dunia dan kehidupan bersikap adil dan benar, maka selalulah optimis

Benarkah sesungguhnya segala kejadian di kolong langit ini adalah adil dan benar?

Jika dipandang dari persepsi semesta tentu saja jawabannya mutlak benar, bisa dibuktikan dengan melihat segala keteraturan dan kehebatan struktural yang menyusun seluruh isi alam berikut isinya yang bernama manusia..

Namun jika dipandang hanya dari persepsi manusia, maka umumnya manusia persepsinya bertolak tak jauh dari kebutuhan serta keinginan individualnya saja, sehingga menghasilkan sudut pandang yang sempit, atau bahasa kasarnya "bagaimana akan mengerti keenaran dan keadilan semesta, jika dirinya sendiri seutuhnya saja belum kenal"

miliki sikap hidup yang positif"Dunia bukan untuk anda, tapi anda untuk dunia" , itulah kalimat hakiki untuk mencapai berbagai arti kehidupan, seperti kepuasan, kesenangan, kebahagiaan, dll.

Jika anda berpendapat bahwa dunia akan memberikan cinta, uang dan kebahagiaan , maka saat semuanya itu tak anda miliki, bisa dibayangkan betapa meranannya hidup anda. Tapi jika anda berpendapat bahwa uang, cinta, dan kebahagiaan adalah mutlak tanggung-jawab anda, maka anda telah memiliki hidup ini, dan selanjutnya tinggal mengolahnya sesuai selera anda.

Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil, Namun bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga. Sebuah contoh inspiratif, seperti yang diimplementasikan oleh Sang motivator yang luar biasa

Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiaran kita.

Padahal dunia tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

Referensi : rendyanggara.wordpress.com

Rahasia dan cara memikat wanita idaman anda - ebook

ebook rahasia menaklukan wanitaRahasia jitu memikat wanita...woww...terdengar dahsyat sekali bukan...hehehe , Yah...ini tentang sebuah ebook bertema cinta lagi dan juga gratis, Saya sudah membaca sebagian isinya, dan menurut saya menarik, inspiratif, serta motivatif tentunya.

eBook dengan title "Cara Memikat Wanita Idaman Anda" ini dipersembahkan oleh pencinta-wanita.com dan ditulis oleh Ronald Frank berdasarkan riset ilmiah selama 6 Tahun. Nah, bukan main-main bukan ? , isinya berdasarkan kajian langsung dilapangan oleh si penulis.

Apakah isi ebook itu hanya didedikasikan serta berorientasi kepada kaum pria untuk menaklukan hati wanita saja..?

Menurut saya tidak, karena pada dasarnya emosi wanita dan pria tentang asmara, seksual, serta faktor kepuasan emosional berada pada arah dan jalur yang sama, tapi bergerak dengan irama yang berbeda, Contoh: jika seorang pria tertarik kepada wanita, mungkin akan sangat terobsesi bahkan sampai susah tidur terbayang akan si dia, begitu pula jika seorang wanita tertarik kepada seorang pria bisa mengalami kondisi yang sama, tapi bedanya, secara umum si pria akan bereaksi lebih agresif untuk mendapatkan si wanita idaman, sedangkan seorang wanita umumnya akan bereaksi lebih pasif, jadi tergila-gilanya sama hanya cara mengekspresikannya yang cenderung berbeda.

Seperti saya kutip berikut ini dari dalam ebook tersebut:

Banyak Wanita SUPER CANTIK yang saya kenal MENGORBANKAN UANG mereka, PEKERJAAN mereka dan Kehilangan banyak teman demi Pria yang sesungguhnya tidak pantas buat mereka. Pria yang justru tidak terlalu peduli dengan si Wanita bahkan tidak setia dan sering selingkuh. Anehnya, para Wanita ini dengan sabar dan setia mengurus dan memberikan segala macam KEBUTUHAN yang para pria tersebut butuhkan TANPA DIMINTA.

Nah dari kutipan di atas bisa dilihat bahwa ada pula para pria super tampan yang bisa mengorbankan uang dan pekerjaan demi wanita idamannya..

Oke silahkan di download: Download ebook Cara Memikat Wanita Idaman Anda

Gaya Pacaran Remaja Sekarang,buat pangling!

Dunia remaja adalah salah satu objek yang sangat di perhatikan dikalangan masyarakat,karna banyak yang sudah kita ketahui kisah asmara remaj...